Sabtu, 19 Agustus 2017 |
| |
»Selamat Datang di dprd-lebakkab.go.id | Situs Resmi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lebak
Beranda Hari ini! » Berita » Detail » Batik Lebak Diharapkan Menjadi Kekuatan Ekonomi Masyarakat

MENU PINTAS

AGENDA SETWAN

Serba - Serbi

Batik Lebak Diharapkan Menjadi Kekuatan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 14 April 2016 10:13:10 wib Dibaca: 1569 Pengunjung

Belum lama ini Kabupaten Lebak secara resmi telah menerima Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atau hak paten dari Kementrian Hukum dan HAM Wilayah Provinsi Banten terhadap 12 motif batik Khas Lebak,dan Sertifikat tersebut langsung diterima Bupati Iti Octavia Jayabaya yang diserahkan oleh Kepala Kantor Kementrian Hukum dan HAM wilayah Provinsi Banten Susy Susilawati, bertempat di Kantor Bupati.

Menurut Bupati,selain membuat dan menciptakan Batik Lebak, yang lebih penting adalah bagaimana ke depannya Batik yang telah  mendapatkan hak patennya dari kementrian hukum dan ham tersebut bisa berkembang di Kabupaten Lebak dan menjadi Kekuatan ekonomi Baru masyarakat Lebak, Walaupun memeang diakui kerajinan batik merupakan hal baru bagi masyarakat Kabupaten Lebak.

“kami cukup optimis Batik lebak yang memiliki 12 Motif ini dapat berkembang dengan baik sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Lebak Khususnya,” Ujar Iti.

Sementara Kepala Kantor Kementrian Hukum dan HAM wilayah P{rovinsi Banten Susy Susilawati menyatakan hak Eksklusif yang diuberikan Negara kepada pelaku HKI dimaksudkan sebagai penghargaan atas hasil karya kreatifitasnya dan agar orang lain terangsang untuk dapat lebih lanjut mengembangkannya lagi,sehingga dengan sistem HKI tersebut kepentingan masyarakat ditentukan melalui mekanisme pasar.

Disamping itu sistem HKI menunjang diadakannya sistem dokumentasi yang baik atas segala bentuk kreatifitasnya sehingga kemungkinan dihasilkan karya lainnya yang sama dapat dihindari atau dicegah.

“Batik Lebak ini memiliki kekhasan tersendiri ,belum dimilki oleh lain-lainnya,bahkan dibanten ini baru di Kabupaten Lebak saja yang sudah mendaftarkan Batiknya,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak Virgojanti menjelaskan bahwa,dengan Hak Paten atas Batik Lebak ini diharapkan dapat mendorong kreatifitas  masyarakat untuk mengembangkan Batik Khas Lebak ini, dan batik Lebak ini diharapkan juga diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam memajukan perekonomian masyarkat.

Adapaun 12 motif Batik Lebak yang telah mendapatkan hak patennya yaitu Batik Motif Seren Taun ,Sawarna,Gula Sakojor,Pare Sapocong,Kahirupan Baduy,Leuit Sijimat,Rangkasbitung,Caruluk Saruntuy,Lebak Bertauhid, Angklung Buhun. Kalimaya dan Sadulur yanhg kesemuanya mempunyai arti filosofi tersendiri.

Anggota DPRD Lebak Menggunakan Batik Lebak, Sebagai Ajang promosi Batik Lebak

 

“bupati telah memberikan kebebasan bagi siapasaja masyrakat yang ingin mengembangkan batik Lebak sebagai usaha untuk mendongkrak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Bahkan,Pemkab juga telah melakukan pembinaan atau pelatihan terhadap warga yang ingin mengembangkan Batik Lebak.” Katanya.

Lanjutnya,Pasar merupakan sebagai prasayarat dapat berkembangnya suatu industri atau produk cukup terbuka lebar saat ini  terdapat 120 ribu PNS / ASN Lebak, dimana setiap tahun diperkirakan pengeluaran untuk membeli seragam batik sebesar Rp 50.000,- per siswadan pegawai Rp 120.000,-  sehingga tidak kurang dari Rp 7,5 Milyar untuk membeli Batik.

“Dengan upaya Bupati yang telah melakukan pembinaan dan pelatihan serta membuka lebar-lebar pengembangan batik Lebak ini diharapkan dapat dikemabngkan dan diproduksi oleh warga Lebak sendiri melaui Home Industry batik atau lainnya,” Ucap Virgo. (Fadilah)

 

LAINNYA

Selasa, 29 Maret 2016 10:27:02

Kebun Teh Cibeber Wajah “Puncak” di Lebak

Senin, 28 Maret 2016 11:48:01

Dukung Gerakan Kecamatan Bersholawat

Senin, 28 Maret 2016 11:41:41

Sosialisasikan UlangPerbup Larangan Merokok

Senin, 28 Maret 2016 11:34:09

Batasi Pertumbuhan Waralaba

Senin, 28 Maret 2016 11:26:18

Lebak Harus Bersih Dari Paham Radikal

Top