LIMBAH PENAMBANGAN PASIR DILARANG DIBUANG KE SITU PALAYANGAN

Berita Dewan Uncategorized

Pendangkalan di Situ Palayangan, Kecamatan Cimarga, yang belum lama ini telah selesai ditangani pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) Banten, diharapkan agar turut dipelihara masyarakat sekitar situ. Bahkan, agar tidak mudah mengalami pendangka lan kembali, maka pihak DPRD Lebak pun berharap agar para pemilik pertambangan disekitar Tapen, Cimarga, tidak membuang limbah bekas pencucian pasirnya ke situ tersebut.

Wakil Ketua DPRD Lebak, Nana Sumarna mengatakan, bahwa Situ Palayangan merupakan situ satu satunya yang menjadi andalan bagi kelangsungan pengembangan pertanian di Cimarga. Untuk itu, karena airnya sangat dibutuhkan pula bagi pendukung tanaman padi diareal persawahan milik petani, maka keberadaan situ tersebut harus dipelihara masyarakat.

“Terlebih para pengusaha galian pasir di Tapen dan sekitarnya, mulai saat ini, sebaiknya tidak membuang limbah bekas pencucian pasirnya ke Situ Palayangan. Sebab, bila masih membuang limbah pasir ke situ tersebut, maka dalam waktu singkat pendangkalannya pun akan kembali terjadi,”ujar Nana, kemarin. Ditambahkannya, setelah ditangani pihak BBWSC3 Banten, maka keberadaan air kembali melimpah di situ tersebut. bahkan, agar bisa menjadi lokasi wisata pemancingan rakyat, maka pihaknya bersama aparat desa di Cimarga, akan melakukan penanaman benih ikan di Situ Palayangan. “Kami harapkan pula, agar Situ Palayangan tidak lagi dijadikan tempat untuk membuang sampah, karena sampah pun bisa mengakibatkan siu tersebut, mengalami pendangkalan,”katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lebak, Maman SP mengatakan, karena pendangkalannya sudah ditangani pihak BBWSC3 Banten, maka pihaknya akan melakukan kordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lebak, untuk melakukan pengawasan maupun pencegahan terhadap kemungkinan adanya pengusaha galian pasir yang membuang limbahnya ke situ tersebut. “Yang akan kami lakukan secepatnya, yaitu mengajak pihak DLH Lebak untuk melakukan himbauan langsung kepada para pemilik galian pasir di Tapen, agar tidak membuang limbahnya ke Situ Palayangan,” kata Maman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *