Soal Kelangkaan Pupuk, Petani Mengadu ke Dewan

Berita Dewan

Soal kelangkaan pupuk bersubsidi yang sering terjadi belakangan ini, oleh warga kelurahan Cijoro Pasir, kecamatan Rangkasbitung disampaikan ke pihak DPRD lebak yang sedang reses.

Bahkan, agar lahan pertanian diareal persawahan dikelurahan tersebut semakin produktif, maka para petaninyapun memohon agar pihak DPRD Lebak, memperjuangkan pembangunan saluran irigasi di pesawahan Cijoro Pasir. Ato, salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Cijoro Pasir kepada Banten Raya mengatakan, banyak keluhan maupun aspirasi yang kami sampaikan ke pihak DPRD Lebak. Salah satunya soal pupuk bersubsidi yang sering mengalami kelangkaan, serta harapan terkait keinginan keberadaan saluran irigasi di persawahan dikelurahannya.“Kebetulan, beberapa hari lalu Pak medi Juanda, Anggaota DPRD Lebak sedang melakukan reres yang lokasinya di kelurahan kami. Kebata beliau, kami berharap agar persoalan kelangkaan pupuk dan keinginan saluran irigasi bisa disampaikannya ke pihak Pemkab,”ujar Ato, kemarin.menanggapi hal itu, medi Juanda Anggota Komisi Tiga DPRD Lebak, mengatakan, aspirasi terkait kelangkaan pupup maupun aspirasi teekait keinginan warga Cijoro Pasir, akan disampaikannya ke dinas terkait. Bahkan, pada saat laporan hasil reses melalui pari-purna dewan, hal tersebut akan disampaikannya ke pimpinan DPRD Lebak.“Saya akan berusaha keras untuk memperjuangkan aspirasi warga Cijoro Pasir ke pihak eksekutif,”kata mediana. Ditambahkanya, selain soal kelangkaan pupuk maupun harapan terhadap keberadaan saluran irigasi, persoalan banyaknya warga tidak mampu di Cijoro Pasir yang belum pernah mendapatkan bantuan sosial yang berkaitan dengan dampak pandemi korona (covid-19), akan dipertanyakannya ke dinas terkait.“Terkait warga tidak mampu di Cijoro Pasir yang tidak mendapatkan bantuan sosal inipun akan saya sampaikan pada laporan hasil reses DPRD Lebak,”tegas Mediana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *