Dewan Berharap Kegiatan Kebinamargaan Tetap Berjalan Normal

Uncategorized

Semua kegiatan kebinamargaan yang didanai APBD 2021 di Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (DPUPR) lebak, hingga kini tetap berjalan normal.

Agar dalam kegiatannya tersebut, tidak bere siko terhadap penu laran covid-19, maka DPUPR tetap memperketat protokol kesehatan (prokes) bagi para pegawainya. Sekretaris DPUPR Lebak, Irfan Suryatupika mengatakan,kegiatan kebinamargaan, seperti pembangunan dan perbaikan jalan maupun jembatan, merupakan pekerjaan yang harus tetap dilaksanakan. Untuk itu, meski Lebak telah ditetapkan statusnya menjadi zona orange, serta kasus covid-19 mengal ami peningkatan, maka pelaksanannya dilapangan, tetap memperhatikan prokes. “Perbaikan jalan rutin didalam kota, perbaikan jalan kabupaten, serta penanganan jembatan rusak disejumlah kecamatan, tetap kami lakukan hingga hari ini,”ujar Irfan, kemarin. Ditambahkannya, apabila kegiatan kebinamargaan dihentikan, maka dampaknya akan semakin kurang baik, karena pembangunan maupun perbaikan jalan yang dilaksanakan saat ini, sebagian besar merupakan keinginan masyarakat. “Kegiatan kebinamargaan seperti pembangunan dan perbaikan jalan dan jembatan, pertama akibat sebelumnya terkena bencana alam, serta sebagian besar laiannya merupakan usulan masyarakat. makanya, kegiatan penanganan tetap kami laksanakan,”terang Irfan. Kepala Bidang Kebinamargaan pada Dinas PUPR Lebak Hamdan Soleh mengatakan, untuk perbaikan jalan kabupaten yang kini sedang ditangani pihaknya, sepanjang 270 kilometer yang berlokasi diseluruh kecamatan di Lebak. Sedangkan nilai anggarangan untuk penanganan jalan sepanjang 270 kilometer tersebut Rp 16 miliar. “Kami berharap, meski tetap berjalan, serta tetap mematuhi prokses, maka selama kegiatan kebinamargaan berjalan, tidak ada satupun pekerja atau pegawai kami yang terpapar covid 19,”harap Hamdan. Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Lebak Agus Ider Alamsyah mengatakan, bahwa pelaksanaan atau kegiatan pembangunan maupun perbaikan jalan dan jembatan diseluruh Lebak, tentu kangan sampay terganggu oleh pandemi korona. Yang penting prakteknya harus tetap mengutamaklan prokes, maka dipastikan tidak akan beresiko terhadap penularan covid-19. “kita tahu, selama musm hujan dibeberapa bulan terakhir ini, banyak infrastruktur yang rusak akibat terkena longsor, sehingga agar infrastruktur tersebut bisa kembali digunakan masyarakat, maka penanganannya harus tetap dilaksanakan,”ujar Agus Ider Alamsyah. l Meidana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *