50 Anggota DPRD Lebak Terpilih, Ditetapkan

Berita Dewan Opini Dan Artikel
Please follow and like us:
0

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak, secara resmi menetapkan sebanyak lima puluh calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak terpilih priode 2019 – 2024, pada Pemilihan Umum (Pemilu) April 2019 lalu. Rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan penetapan calon terpilih anggota legislatif atau DPRD, yang digelar di salah satu hotel di Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, tersebut berjalan lancar.

Ketua KPU Lebak Ni’matullah mengatakan, rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan penetapan calon terpilih anggota legislatif atau DPRD tersebut berdasarkan PKPU Nomor 5 tahun 2019 tentang penetapan perolehan hasil dan PKPU nomor 14 tahun 2019 tentang program dan jadwal. ”Setelah surat panitra Mahkamah Kontitusi nomor 1844, dan ditindaklanjuti dengan surat nomor 1027 tentang pelaksanaan rapat pleno terbuka dan nomor 38/PL.01.9-BA/3602/KPU-Kab/ VII/2019. Akhirnya, sebanyak 50 calon DPRD Lebak terlipih resmi ditetapkan,”kata Ni’matullah.

Ke lima puluh calon legislatif atau DPRD Lebak terpilih yaitu Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 9 orang, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 7 orang, Partai Demokrat 7 orang, Golongan Karya (Golkar) 6 orang, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 6 orang, Nasional Demokrasi (Nasdem) 5 orang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5 orang, PPP 4 orang, dan Parta Perindo 1 orang.”Pasca diputuskan dan ditetapkan nama calon DPRD terpilih selanjutnya akan diserahkan ke Bupati Lebak, untuk ditindaklanjuti ke ke Pemerintah Provinsi Banten guna untuk diproses pelantikannya,”terangnya.

Ni’matullah menjelaskan, penetapan rapat pleno terbuka ini bisa digelar pasca ditolaknya gugatan baik itu untuk sengketa Pilpres dan Pileg oleh Mahkama Konstitusi, serta Lebak ini salah satu daerah yang tidak adanya gugatan maka sesuai instruksi MK bagi daerah yang tidak ada gugatan untuk segera melakukan rapat pleno penetapan.”Dasarnya karena Lebak tidak ada gugatan, maka bisa melakukan rapat pleno penetapan untuk caleg atau DPRD terpilih priode 2019 – 2024,”tandasnya.

Kordinator Devisi Pengawasan, Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ade Zurkoni mengatakatan, sesuai data yang ada di Bawaslu dan cocok dengan KPU Lebak, maka untuk penetapan Caleg atau DPRD Lebak terpilih tidak ada persoalan.”Sudah ditetapkan lima puluh Caleg atau DPRD Lebak terpilih,” ungkapnya.

Sekwan DPRD Lebak Fin Rian mengatakan, pengadaan pakaian sipil lengkap (PSL) yang akan digunakan saat pelantikan dalam tahap proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP). Untuk satu stel PSL terdiri dari jas dan celana atau rok untuk wanita Setwan DPRD Lebak menganggarkan
Rp.2 juta. Selain PSL untuk dewan baru, Setwan juga menganggarkan untuk pengadaan pakaian dinas harian (PDH) dan pakaian sipil harian (PSH) bagi dewan periode 2014-2019. Total untuk ketiga pakaian dinas tersebut sebesar Rp243 juta.”Setiap tahun mereka dapat pakaian dinas. Jadi anggota
dewan sebelumnya juga tahun ini masih dapat,” ujarnya.

Untuk teknisnya, menurut Fin Rian pelantikan anggota dewan terpilih harus menunggu Surat Keputusan Gubernur Banten. Sementara, akhir masa jabatan anggota dewan periode 2014-2019 berakhir pada 18 Agustus 2019.”Menunggu SK Gubernur. Dari KPU menyerahkan ke bupati kemudian
menyampaikan ke gubernur untuk di SK-kan baru dibanmuskan menentukan pelaksanaannya,” jelas Fin Rian. / mulyana

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *