Dewan Apresiasi Pemkab Lebak Raih Adipura

Berita Dewan Opini Dan Artikel
Please follow and like us:
0

Setelah menunggu 26 tahun, Akhirnya Pemerintah Kabupaten Lebak, dapat meraih piala Adipura priode 2017-2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Penyerahan piala yang langsung diberikan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla tersebut dihari terakhir kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya dan  Ade Sumardi priode 2014-2019 tersebut mengukir sejarah yang sangat bagus. Anggota Fraksi Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak,Lita Mulyati mengatakan suatu kebanggan bagi Pemkab dan seluruh masyarakat Lebak,akhirnya Lebak selama menunggu 26 tahun akhirnya bisa kembali mendapatkan piala Adipura.”Ini perlu di apresiasi. Salahsatu piala tersebut menandakan bahkan Kabupaten Lebak secara bertahap menunjukan pembangunan ke arah yang lebih baik lagi,”katanya.

Menurutnya,penghargaan piala Adipuran tersebut bukan hanya hasil kerja keras Pemkab saja melainkan hasil kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan serta keindahan di Lebak.”Selain menjadi kado terindah pada hari terakhir masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lebak,piala tersebut merupakan kado terindah bagi masyarakat Lebak,”ujarnya.

Lita juga sangat mengapresiasi langkah Pemkab Lebak,mengarak piala Adipura di sejumlah titik terkumpulnya masyarakat Lebak saat menunggu kedatangan Bupati Iti dan Wakilnya Ade Sumardi pasca dilantik Gubernur Banten,Wahidin Halim di Pendopo Pemerintahan Provinsi Banten,untuk menjabat Bupati dan Wakil Bupati priode 2019-2024.”Dengan ditunjukannya piala tersebut, masyarakat senantiasa dapat menjaga lingkungan Kabupaten Lebak bisa selalu tetap bersih,”harapnya.

Lita berharap agar masyarakat Lebak senatiasa bisa terus meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan tetap bersih.Dengan harapan selain  wabah penyakit serta meminimalisir bencana banjir,lingkungan bersih juga bisa

berdampak ada prestasi menjadi awal kesuksesan Kabupaten Lebak ini bisa terus dipertahankan.”Penghargaan Adipura ini bukanlan sebuah akhir segalanya malainkan awal. Dimana mempertahankannya akan lebih sulit dari pada meraihnya. Untuk itu perlu adanya sinergitas dan komitmen bersama agar kita bisa mempertahankan prestasi tersebut,”imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak,Nana Sunjana mengatakan,Kabupaten Lebak berhasil menjadi salahsatu daerah penerima anugrah Adipura, ini sebagai bukti diera kepemimpinan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi, Kabupaten Lebak mampu menunjukan kinerja pengelolaan lingkungan yang baik, setelah melalui penilaian yang panjang dengan kreteria yang mendalam bersama 119

kota lainnya di Indonesia.”Kita sudah lakukan berbagai upaya untuk meraih ini mulai dari peningkatan pengelolaan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) dari hulu hingga akhir,”ujarnya.

Ditambahkannya, untuk memaksimalkan pengelolaan sampah,kedepan akan dilakukan ditingkat desa yang tersebar di 28 kecamatan di Lebak, melalu Peraturan Daerah (Perda) yang ditindaklanjuti kedalam Peraturan Desa (Perdes).

”Ya, ini untuk mengurangi volume sampah. Jadi, disetiap desa dibentuk bank sampah agar kedepan tidak lagi terlihat tumpukan sampah disembarang tempat,”tandasnya.(mulyana)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *