Dewan Dukung Perpanjangan Gerakan TBBS

Press Release
Please follow and like us:
0
DPRD Kabupaten Lebak mendukung dan akan ikut mendorong tekait kebijakan pemerintah yang memperpanjang Program tiga bulan bersih sampah (TBBS).

Karena gerakan TBBS ini merupakan kewajiban suluruh masyarakat. Karena tanpa dukungan dan peran serta masyarakat program TBBS ini tidak akan berjalan baik sesuai harapan. “Kami akan dorong dan menggerakan masyarakat untuk mensukseskan program gerakan tiga bulan bersih sampah,” kata Rudi Kurniawan, ketua Komisi lll DPRD Lebak.

Sementara itu, pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat terus berupaya memotifasi semangat masyarakat dan menjaga gerakan rutin yang masif di masyarakat dalam pengelolaan sampah serta untuk mencapai target pengelolaan sampah yang telah ditetapkan dalam peraturan presiden nomor 97 tahun 2017 tentang jakstranas yaitu pada tahun 2025 melalui pengurangan timbulan sampah 30 persen dan penanganan sampah 70 persen. Maka bersama ini kementerian lingkungan hidup dan kehutanan melalui direktorat jenderal pengelolaan sampah, limbah dan bahan beracun berbahaya menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan tiga bulan bersih sampah (TBBS) diperpanjang hingga 31 Agustus 2018.

Sebagai penekanan kegiatan TBBS pada pelaksanaan sosialisasi atau desiminasi yakni kepada seluruh kantor pemerintah, kecamatan, kelurahan/desa, pelabuhan, seluruh sarana transportasi, darat, pasar, destinasi wisata, pelaksanaan car free day, clean ramadhan, Eco rumah ibadah, sedekah sampah, mudik lebaran tanpa sampah dan lain-lainnya. “Pelaksanaan perpanjangan TBBS ini dilaksanakan secara menyeluruh oleh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, karena hidup sehat itu adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan,” kata Bupati Lebak.

Sementara itu, kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak, Nana Sunjana menyatakan, gerakan TBBS dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2018 ini telah menunjukan hasil yang signifikan dalam pengelolaan sampah. Informasi diperoleh, TBBS baru satu setengah bulan diselenggarakan yang tersebar di 25 Provinsi dan di 121 Kabupaten atau kota seluruh Indonesia. Jumlah gerakan yang telah dilaksanakan mencapai 1.485 kegiatan yang melibatkan total 3.055.092 orang. Dari seluruh kegiatan ini tercatat sejumlah sampah organik yang dikelola sebanyak 631,37 ton, sampah non organik yang dikelola sebanyak 542,41 ton, dan sampah residu yang ditangani lebih lanjut ke TPA mencapai 586,41 ton.

Lanjut Nana, seperti yang dikatakan Dirjen pengelolaan sampah, limbah dan bahan beracun berbahaya yakni Rosa Vivien Ratnawi untuk mewujudkan Indonesia bebas sampah maka gerakan TBBS ini harus dilaksanakan diberbagai tempat mulai dari desa kecamatan sampai kabupaten/kota. “Gerakan TBBS diharapkan bisa membangkitkan gerakan masyarakat peduli sampah yang masif, sehingga menjadi jalan pemenuhan tujuan pembangunan pengelolaan sampah,” ujar Nana Sunjana.

Lanjutnya, pelaksanaan kegiatan TBBS diperpanjang (tiga bulan bersih sampah) yang dilaksanakan diseluruh Indonesia diperpanjang. Bahkan, pemerintah pusat sangat mengapresiasi antusiasme Pemerintah Daerah dan kota yang telah melaksanakan kegiatan TBBS dengan baik. “Kegiatan TBBS sendiri mengajak partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah meliputi sosialisasi kebijakan dan program pengelolaan sampah. Penekanan kegiatan TBBS mengedepankan partisipasi masyarakat melalui gerakan yang dibangun untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan bebas sampah,” paparnya.

(FAD)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *