DEWAN MINTA PEMKAB TINGKATKAN APLIKASI SIMRAL

Press Release
Please follow and like us:
0
Anggota DPRD Kabupaten Lebak meminta Pemerintah Kabupaten Lebak untuk lebih meningkatkan lagi Aplikasi Sistim Informasi Manajemen Perencanaan Penganggaran dan Pelaporan (SIMRAL), sehingga dapat memberikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada birokrasi dan masyarakat.

“Dengan meningkatkan Aplikasi SIMRAL Pemerintah Kabupaten Lebak dapat melihat lansung perkembangan dan implementasi sejumlah pelayanan publik, termasuk pelayanan yang diberikan dalam pengurusan surat untuk publik lebih ditingkatkan. Juga kepengurusan surat perizinan yang dikeluarkan pemerintah daerah dapat dikeluarkan dengan cepat, mengingat keinginan masyarakat untuk pengurusan perizinan meningkat,” kata Ari Pramudia,

pekan lalu Ia juga berharap, keberadaan aplikasi Simral ini masyarakat dapat mengetahui pembangunan apa yang akan dilaksanakan dan berapa besaran anggaran, termasuk program Pemerintah yang sudah tertuang dalam Musrenbang. Disamping itu untuk mempermudah masyarakat melakukan pengawasan terhadap usulan program, yang sudah disepakati dalam hasil kesepakatan Musrenbang.

Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Lebak mencari terobosan baru dalam peningkatan pembangunan program dana desa menggunakan e-budgeting, agar para perangkat desa dapat memanfaatkan pengelolaan dana desa secara transparan. Agar dalam pengawasan perkerjaan pembangunan yang menggunakan dana desa, dapat dipantau oleh berbagai elemen pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan.

Ditambahkannya, para perangkat desa memang perlu memiliki kapasitas dan kemampuan dalam pengoperasian aplikasi Simral, dalam rangka menunjang terwujudnya sistem pengelolaan dana desa secara transparan. Untuk itu harus ada kemauan yang keras dari Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, dari tingkat atas sampai tingkat desa.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Dr.Rusito,S.Sos,M.Mi mengatakan kebijakan anggaran dana desa sejak tahun 2017 sudah mencoba menggunakan aplikasi Sistim keuangan Desa (SiskeuDes), sudah mulai diterapkan penggunaan di Kabupaten Lebak yang sifatnya masih percobaan. Tapi pada tahun 2018 ini sudah dipastikan anggaran dana desa menggunakan aplikasi SiskeuDes, untuk mempermudah pengawasan penggunaan anggaran dana desa. Dikarenakan aplikasi tersebut merupakan produk dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yang sudah direkemondasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

(Rizal)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *