Dewan Minta Penanganan Jalur Mudik Di Jalan Nasional Dipercepat

Berita Dewan Opini Dan Artikel Press Release
Please follow and like us:
0

“ Menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri 2019 sejumlah ruas jalan nasional di Lebak yang merupakan jalur Mudik masih terlihat rusak berat dan penanganannya dinilai sangat lambat “

Sehingga, hal tersebut dapat mengganggu arus mudik yang lonjakan kendaraannya akan meningakat cukup tajam. Untuk itu, pihaknya meminta agar penanganannya dipercepat.

Moch. Arif, anggota DPRD Lebak dari fraksi Nasdem mengatakan, beberapa ruas jalan nasional di Lebak seperti jalan Soekarno Hatta dan jalan Rangkasbitung – Citeras – Jakarta jalur lingkar utara (JLU) merupakan jalur mudik yang akan padat setiap jelang lebaran idul fitri. Karena jalan tersebut merupakan jalur yang cukup efektif bagi kendaraan yang hendak mudik baik bagi warga Lebak atau warga di luar Lebak.

“Kami sangat menyayangkan jalur mudik saat ini kondisinya masih rusak, walau pun ada perbaikan hal tersebut penanganannya sangat lambat dan hanya tambal sulam saja. Padahal dalam waktu dekat jalan tersebut akan dilalui para pemudik,” kata Muhamad Arif Dikatakan,

dengan kondisi jalan yang penuh lubang tersebut, bahkan ada yang amblas akan berpotensi terjadi kerawanan kekerasan dan kecelakaan lalulintas serta dapat menyumbat arus lalulintas. Untuk itu, pihaknya berharap Pemerintah pusat atau provinsi Banten dapat melakukan perbaikan secara cepat dan optimal sebelum arus mudik Lebaran datang.

“ Pemerintah seharusnya melakukan perbaikan jauh hari sebelum Ramadan tiba, agar para pemudik bisa nyaman dengan kondisi infrastruktur yang layak, sehingga kecelakaan dan kekerasan dijalan bisa diminimalisir sekecil mungkin,” ujarnya.

Ali Saeful, seorang mengendara menambahkan, di jalaur mudik tersebut bukan saja infrastrukturnya yang buruk, sepanjang jalan tersebut minim penerangan jalan umum (PJU). Sehingga penerangan jalan hanya mengandalkan lampu-lampu kendaraan yang melintas.

“Memang ada beberapa tiang PJU dijalur tersebut, namun banyak yang tidak berfungsi alias mati, dan ini bisa memicu kekerasan dan kecelakaan lalulintas,” ungkap Ali. Bahkan lanjut Ali, dibeberapa Titik jalan Rangkas – Citeras menuju ibu kota Jakarta jalan licin akibat banyak penjual pasir basah dibahu jalan.

“Kami berharap pemkab Lebak dapat menertibkan penjual pasir basah dan melarang kendaraan besar sampai nanti habis idul fitri, karena jika terus beroperasi berpotensi mengakibatkan kemacetan dan kecelakaan,” ucapnya.

” FAD “

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *