DPRD Pertanyakan Kinerja Dishub

Berita Dewan Berita Media Press Release
Please follow and like us:
0

 LEBAK – DPRD Kabupaten Lebak meminta agar Pemkab Lebak melalui instansi
terkait menertibkan sejumlah angkutan umum, parkir ilegal dan pedagang kaki lima di ruas jalan Sunan Kalijaga yang menyebabkan macet dan semraut. Agus Ider Alamsyah, anggota komisi lV DPRD Lebak mengatakan, pihaknya meminta kepada Pemkab Lebak agar melakukan evaluasi terhadap ruas jalan Sunan Kalijaga sekitar pasar Rangkasbitung.

Pasalnya, keberadaan parkir liar, angkutan umum dan para PKL menyebabkan jalan tersebut semraut dan macet akibat penyempitan jalan. “Setiap melintas di jalanSunan Kalijaga selalu macet, bahkan tidak ada sama sekali petugas yang mengatur suasana,” kata Agus, minggu lalu. Agus mempertanyakan peran Dinas Perhubungan Lebak yang terlihat seperti tutup mata terhadap kesemrautan angkutan umum yang menjadikan jalan Sunan Kalijaga sebagai terminal bayangan. Belum lagi banyak parkir liar di setiap titik di jalan tersebut. “Kami minta dishub harus serius tegas dalam menata dan menertibkan angkutan umum yang membandel,” ujarnya.

Lanjutnya, pengelolaan parkir harus ditata dengan baik, agar retribusi dari parkir tidak banyak yang bocor.“Kami menduga retribusi dari parkir banyak yang bocor, karena tidak ditangani secara baik danserius, sehingga disalah gunakanoleh oknum petugas,” tuturnya. Lanjut Agus, begitu juga keberadaan lapak PKL di jalan Sunan Kalijaga yang banyak memakan trotoar, bahkan badan jalan diwaktu jam kerja, semakin menambah kesemrautan jalan tersebut. “Harus ada penyekatan yang jelas dan tegas dari Dishub dan Satpol PP, sehingga ketertiban, keindahan serta kenyamanan dapat dirasakan masyarakat,” terangnya. Ahmad Syarif, warga Rangkasbitung menambahkan, pihaknya mendukung jika dilakukan penertiban jalan Sunan Kalijaga, baik untuk parkir, PKL sampai keberadaan angkot. “Kami ingin sekali merasakan kenyamanan berjalan kaki atau berkendara di jalan Sunan Kalijaga. Karena selama ini hak pejalan kaki dan pengendara hilang oleh kesemrautan ankot, parkir liar dan PKL,” ucap Syarif.

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *