ENCUP SUPRIADI MINTA PEMKAB LEBAK TUTUP GALIAN C

Berita Dewan Berita Media
Please follow and like us:
0

Anggota Dewan Lebak kecewa terhadap para pengusaha pertambangan galian pasir golongan C yang beroperasi di wilayah Kecamatan Rangkasbitung, karena tidak lagi mengindahkan peraturan yang sudah disepakati antara Pemerintah Daerah dengan pengusaha pertambangan galian golongan C.

“Terutama tidak lagi mematuhi aturan yang sudah dibuat oleh para pengusaha untuk tidak menjual pasir dalam keadaan basah diatas mobil, semua aturan tersebut dilanggar oleh para pengusaha galian yang beroperasi di wilayah Kecamatan Rangkasbitung. Untuk itu pihaknya (dewan-red) meminta kepada Bupati untuk mencabut izin yang sudah diberikan, karena sudah diperingatkan beberapa kali tidak diindahkan,”ucap H.Encup Supriadi dari fraksi PDI-Perjuangan.

Ia menambahkan, selain mempercepat kerusakan jalan yang dilewati di wilayah Kota Rangkasbitung juga volume muatan melebihi ketentuan peruntukan jalan, kekuatan jalan hanya diperuntukan untuk kendaraan tidak boleh melebihi muatan dari 15 ton. Tetapi muatan truk toronton yang keluar dari perusahaan galian pasir melebihi dari 25 ton,bahkan dalam keadaan basah truk tersebut bisa mencapai 35 ton.

Disamping itu, truk yang bermuatan pasir basah tersebut dengan seenaknya memarkirkan mobil truk tersebut dibahu jalan sepanjang jalan Rangkasbitung- Citeras, sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya. Bahkan sepanjang jalan tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimpa kendaraan bermotor roda II, penyebab utamanya adalah tumpahan rembesan air campur lumpur yang keluar dari bak truk tersebut.

“Secara pribadi atau kedinasan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lebak untuk mengkaji kembali pemberian izin yang sudah dikeluarkan, dan secara tegas Bupati Lebak untuk menindak kepada para pengusaha nakal yang tidak lagi mengindahkan peraturan Pemerintah Daerah. Agar tidak terjadi lagi korban lalu lintas yang merenggut nyawa, sudah banyak korban dari ulah para supir truk yang memarkirkan kendaraannya dibahu jalan dalam keadaan muatan pasir basah.

(Reza Fazki)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *