Komisi lll DPRD Lebak Lakukan Sinkronisasi TKA Di PT Cemindo Gemilang

Berita Dewan Press Release
Please follow and like us:
0

Komisi III DPRD Lebak mengunjungi PT Cemindo Gemilang di Kecamatan Bayah, Selasa (25/9/2018). Kunjungan wakil rakyat ke pabrik produsen semen merah putih ini guna melakukan sinkronisasi mengenai isu jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) yang simpang siur.

Pipit Chandra Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lebak mengatakan, hasil dari kunjungan yang dilakukan bersama dengan Imigrasi, Disnakertrans Kabupaten Lebak dan Polres Lebak menemukan titik temu dimana pihak Chemindo Gemilang mensinkronisasikan jumlah TKA yang dipekerjakan. “Kita minta jumlah TKA dan sinkron dengan Disnakertrans memang jumlahnya sama yang memiliki izin Imta dan Kitas,” kata Pipit. Meski demikian, sambung Pipit PT Cemindo Gemilang khususnya PT Sinoma harus memberikan bimbingan kepada TKA untuk mengikuti kultur dan budaya di kabupaten Lebak.“Kultur di kita kan beda dengan Tiongkok harus bisa menyesuaikan terutama pada sopan santun dan tata krama,” ujar Politisi Golkar ini.

Senada dikatakan Rudi Kurniawan Ketua komisi III Rudi Kurniawan menurutnya, dokumen TKA hasil kunjungan lengkap. Namun jika ditemukan ada TKA ilegal, ia mendesak PT Cemindo Gemilang untuk bertindak tegas. “Sejauh ini lengkap dan mereka sesuai prosedur, tapi kalau ada yang ilegal kami minta perusahaan tegas menolak dan tidak mempekerjakan,” tegas Politisi PDI Perjuangan

Sementara Manager CSR PT Cemindo Gemilang, Sigit Idrayana membenarkan adanya kunjungan DPRD Kabupaten Lebak Komisi III. Sigit menjelaskan Komisi III DPRD Kabupaten Lebak melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Semen Merah Putih terkait monitoring penggunaan TKA (Tenaga Kerja Asing) di project pembangunan line 2. Jumlah TKA saat ini dalam pembangunan pabrik line 2 adalah 182, sedangkan penyerapan tenaga kerja lokal pendamping lebih dari 750, atau 1 TKA berbanding 5 tenaga kerja lokal. “TKA juga dilarang menggunakan kendaraan sendiri keluar Pabrik, menerapkan batasan jam malam keluar area kerja dan pengaturan tinggal di kawasan Pabrik,”katanya. Sigit mengaku sebelum dipekerjakan seluruh TKA mendapatkan bimbingan mengenai kondisi Kabupaten Lebak dan mengenai aturan yang berlaku. “Sudah diberikan bimbingan sebelum dipekerjakan,”ucapnya.

Menurutnya kondisi ketenagakerjaan secara umum di Pabrik Bayah PT Cemindo Gemilang tenaga kerja langsung di bawah Cemindo ada 784 orang dimana sebagian besar tenaga kerja lokal Bayah – Lebak dan. “Kalau karyawan pendukung operasi, meliputi pengepakan, pelabuhan, logistic & armada transporter, lebih dari 1500 tenaga kerja,”pungkasnya.

(FAD)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *