Petugas Keamanan di Pemerintah Kecamatan Harus Ditingkatkan

Berita Dewan Berita Media Opini Dan Artikel
Please follow and like us:
0

‘Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, angkat bicara dan meminta petugas keamanan perlu ditingkatkan. Hilangnya alat perekam yang membuat terjadinya kelumpuhan pada pelayan pembuatan Adminsitrasi Kependudukan (Adminduk) KTP, harus menjadi kewaspadaan yang lebih serius. Maka agar tidak terulang kembali peristiwa tersebut petugas keamanan lebih ditingkatkan. ”Tidak hanya pada peningkatan petugas keamanan, dalam hal ini juga aparat kepolisian harus segera mengusut dan penangkap pelaku. Peristiwa ini harus menjadi acuan bagi kantor pemerintah lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan,”kata Wakil II DPRD Lebak Junaedi Ibnu Jarta.

Camat Cileles Ahyani mengatakan, beberapa alat perekaman mulai dari kamera hingga komputer berhasil dibawa kabur perampok. Belum diketahui kronologis terjadinya peristiwa pembobolan kantornya.”Saya kurang tahu jam berapa masuknya, lewat mana. Sebab jam 21.00 WIB, saya juga masih di kantor,”kata Ahyani. Pasca peristiwa tersebut pelayanan perekaman e-KTP di Kecamatan Cileles mengalami kelumpuhan. Sebab, alatnya hilang. Namun, untuk pelayanan lainnya masih berjalan normal seperti biasanya. Dan untuk lebih lanjut peritiswa ini sudah ditangani aparat kepolisian polsek Cileles.”Sudah ditangani pihak kepolisian. Semoga pelakunya bisa segera diketahui dan ditangkap. Untuk kejadian ini, baru pertama kali,” ujarnya.

Akibat kejadian selain sudah melaporkan kepada pihak kepolisian, Ahyani juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lebak.”Saya sudah koordinasi kepada Disdukcapil, dan untuk masyarakat yang akan membuat dikumenan KTP untuk sementara waktu bisa dilakukan di kantor dinas setempat,” tandasnya. Kapolsek Cileles Ajun Komisaris Polisi (AKP) Aidil Pasaribu membenarkan kejadian tersebut, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga pelaku berhasil masuk dengan cara mencongkel jendela belakang kantor setempat. Usai melakukan aksinya pelaku kembali keluar melalui jendela yang sama.

”Pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini masuk lewat jendela belakang dengan mencongkel, pelaku berhasil mengambil tiga buah komputer berikut CPU nya, satu buah infokus, TV plat 32 inci. Untuk saat ini kerugian ditaksir mencapai Rp.20 juta,” ujarnya. Kejadian yang diduga sekitar pukul 01.30 WIB Minggu (29/9) dinihari, menurut AKP Aidil Pasaribu, saat ini terus dilakukan pengembangan dengan memintai keterangan dan mengumpulkan barang bukti lainnya. ”Ya, semoga pelaku bisa segera diketahui dan ditangkap. Nanti kita informasikan kembali,”tandasnya. | Mulyana

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *