Seputar DPRD Lebak

SEJARAH SINGKAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN LEBAK

Pada tahun 1956, berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 1956, telah dibentuk Dewan Pemerintahan Daerah (DPD) Peralihan Otonomi Kabupaten Lebak yang komposisinya terdiri dari wakil-wakil partai politik, organisasi maupun kumpulan perorangan berdasarkan jumlah suara yang diperoleh masing-masing daerahnya dari hasil pasca pemilu 1955. Kemudian pada tahun 1958 Dewan Peralihan ini diganti dan ditarik anggotanya menjadi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Pada Tahun 1959, pemerintahan Republik Indonesia menerbitkan Undang-undang NomorĀ  27 Tahun 2959 tentang Penghapusan Swapraja sekaligus Pembentukan Daerah-daerah Tingkat II.

Mulai tahun 1961 sampai dengan tahun 1971 berdasarkan Perpres Nomor 4 Tahun 1960 DPRD hasil pemilu 1955 diubah menjadi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gotong Royong (DPRD-GR). dan sejak tahun 1971 DPRD-GR dikembalikan lagi menjadi DPRD hingga sampai sekarang.

Dalam perkembangan sejarahnya DPRD Kabupaten Lebak sejak kurun waktu 1956 sampai 2009 seiring dengan penyelenggaraan pemilu berganti kepemimpinan yaitu :

1. R. Gondo Suwito ( 1956 – 1961 )

2. Tamsir TS ( 1961 – 1973 )

3. Akhmad Hakiki Atim ( 1973 – 1977 )

4. Jamil Alim ( 1977 – 1982 )

5. H. Soeloer Suryadi ( 1982 – 1992 )

6. H. Syamsul Ahmad ( 1992 – 1994 )

7. H. Soepardi ( 1994 – 1997 )

8. H. Rudy E. Suherman ( 1997 – 1999 )

9. H. M. Sudirman, S.Sos ( 1999 – 2004 )

10. H. Pepep Faisaludin ( 2004 – 2009 )

11. H. Ade Sumardi, SE ( 2009 – 2013 )

12. H. Ade Suryana ( 2013 – 2014 )

13. Junaedi Ibnu Jarta ( 2014 – 2019 )

14. Dindin Nurohmat (2019 -2024)